Sektor Kelautan dan Perikanan

Salah satu sektor perekonomian yaitu Sektor Kelautan dan Perikanan berperan sangat besar bagi pembangunan di wilayah Indonesia, mengingat luas perairan yang lebih besar dibanding luas daratan dengan potensi perikanan yang sangat banyak dan beragam. Wilayah Kabupaten Karimun memiliki potensi perikanan khususnya perikanan laut yang tersedia sangat melimpah, karena sebagian besar wilayahnya adalah lautan. Luas wilayah lautan Kabupaten Karimun seluas 397.878 Ha yaitu 80,92% dari luas daratan Kabupaten Karimun. Potensi sebesar ini harus bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin dengan melaksanakan program–program pengembangan yang bertujuan untuk bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat serta ikut menyumbang dalam retribusi guna kemajuan daerah ke depannya.

Apabila sektor kelautan dan perikanan Kabupaten Karimun dikembangkan secara intensif melalui langkah-langkah yang tepat, maka sektor ini akan menghasilkan nilai produksi yang besar dan dapat dimanfaatkan untuk kemajuan perekonomian masyarakat di Karimun, khususnya petani ikan dan nelayan. Nilai produksi yang besar bisa digunakan untuk memberikan kontribusi yang maksimal untuk Pendapatan Asli Daerah. Maka dari itu, diperlukan “Pengembangan Sektor Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Karimun Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah”

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan sudah diperjelas sektor apa saja yang bergerak dalam bidang kelautan, yaitu sektor perikanan, energi dan sumberdaya mineral, sumberdaya pesisir dan pulau-pulau kecil, sumberdaya non konvensional, industri kelautan, wisata bahari, perhubungan laut dan bangunan laut (Pasal 14). Sebagaimana ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 32 Tahun 2010 yang diperkuat melalui Keputusan Bupati Karimun No. 148. A Tahun 2011 tanggal 23 Mei 2011 yang menetepkan Kecamatan Moro sebagai Kawasan Minapolitan Kabupaten karimun. Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) Kawasan Minapolitan di Kecamatan Moro.

Volume  Produksi Perikanan menurut  Kecamatan Di Kabupaten Karimun (Ton) Tahun 2015-2016

No. Kecamatan Produksi (Ton) 2015 Produksi (Ton) 2016
Penangkapan Budidaya Pengolahan Penangkapan Budidaya Pengolahan
1 Moro 3.453 1.632 149 9.790 1.687 611
2 Durai 2.854 51 7 3.350 5.327 3.820
3 Kundur 4.659 158 76 3.820 164 313
4 Kundur Utara 2.981 117 9 2.430 121 38
5 Kundur Barat 1.166 1 118 3.090 141 484
6 Ungar 3.977 54 91 2.930 56 373
7 Belat 6.728 5 46 3.510 4 189
8 Karimun 2.700 135 64 4.470 140 262
9 Buru 2.269 58 111 3.100 70 456
10 Meral 3.433 716 148 11.300 744 606
11 Tebing 2.723 290 2 4.710 301 7,4
12 Meral Barat 2.297 22 51 2.670 23 210
Jumlah 39.240 3.240 870 55.170 8.778 7.369

Sumber : Kabupaten Karimun Dalam Angka Tahun 2017

Nilai  Produksi Perikanan menurut  Kecamatan Di Kabupaten Karimun (000 Rp) Tahun 2015-2016

No. Kecamatan Nilai (000) Rp. 2015 Nilai (000) Rp. 2016
Penangkapan Budidaya Pengolahan Penangkapan Budidaya Pengolahan
1 Moro 14.467.394 5.383.138 594.800 290.750.000 67.915 713.760
2 Durai 10.447 433 168.264 26.600 99.610.000 2.122 31.920
3 Kundur 17.053.624 521.685 303.800 91.990.000 6.578 364.560
4 Kundur Utara 10.910.533 386.282 37.520 92.060.000 4.871 45.024
5 Kundur Barat 4.267.340 4.487 471.000 72.210.000 57 565.200
6 Ungar 14.556.735 179.614 363.080 87.200.000 2.265 435.696
7 Belat 24.623.418 15.177 183.560 104.420.000 191 220.272
8 Karimun 9.882.732 446.461 255.600 133.000.000 5.629 306.720
9 Buru 8.302.966 192.547 443.880 113.760.000 2.828 532.656
10 Meral 12.564.268 2.361.837 590.600 335.570.000 29.780 708.720
11 Tebing 9.964.789 956.335 7.200 140.130.000 12.058 8.640
12 Meral Barat 8.407.166 73.904 202.360 79.330.000 932 242.832
Jumlah 145.448.400 10.689.732 3.480.000 1.640.030.000  135.224  4.176.000

Sumber : Kabupaten Karimun Dalam Angka Tahun 2017

Volume Ekspor Produksi Perikanan Menurut Jenis Di Kabupaten Karimun (Ton) Tahun 2011-2015

No. Jenis Tahun
2011 2012 2013 2014 2015
1 Perikanan Budidaya 943,96 984,13 427,52        457,45 2.200,00
2 Perikanan Tangkap 10.325,10 9.165,13 9.524,45 11.245,07 16.350,00
3 Pengolahan Perikanan 1.413,09 1.101,32 2.256,85 2.414,83 3.360,00
Jumlah 12.682,1 11.250,58 12.208,82 14.117,35 21.910,00

Sumber : Kabupaten Karimun Dalam Angka Tahun 2017

Jumlah Armada Penangkap Ikan menurut Kecamatan dan Jenis di Kabupaten Karimun (Unit) Tahun 2016

No. Kecamatan Perahu Tanpa Motor Perahu Bermotor Perahu Motor Tempel < 5 GT 5-30 GT > 30 GT Jumlah
1 Moro 286 891 102 741 68 3 2.091
2 Durai 121 94 1 221 1 0 438
3 Kundur 57 60 2 14 0 0 133
4 Kundur Utara 136 133 0 14 0 0 283
5 Kundur Barat 101 240 5 53 0 0 399
6 Ungar 58 203 0 71 0 0 332
7 Belat 169 93 0 59 0 0 321
8 Karimun 90 178 16 107 7 0 398
9 Buru 107 281 15 177 23 0 603
10 Meral 135 65 1 296 199 26 722
11 Tebing 167 105 117 153 0 0 542
12 Meral Barat 283 35 31 139 0 0 488
Jumlah 1.710 2.378 290 2.045 298 29 6.750

Sumber : Kabupaten Karimun Dalam Angka Tahun 2017

Jumlah Nelayan Penangkap Ikan menurut Kecamatan dan Jenis di Kabupaten Karimun (Unit) Tahun 2016

No. Kecamatan Nelayan Jumlah
Pemilik Buruh
1 Moro 2.091 1.435 3.526
2 Durai 438 81 519
3 Kundur 133 5 138
4 Kundur Utara 283 37 320
5 Kundur Barat 399 23 422
6 Ungar 332 65 397
7 Belat 321 20 341
8 Karimun 398 143 541
9 Buru 603 109 712
10 Meral 722 3.963 4.685
11 Tebing 542 211 753
12 Meral Barat 488 115 603
Jumlah 6.750 6.207 12.957

Sumber : Kabupaten Karimun Dalam Angka Tahun 2017

Prospek dan proyeksi investasi di masa yang akan datang, Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Kelautan dan Perikanan akan menerapkan indutri kelautan yang pro lingkungan khususnya terhadap perikanan tangkap baik tangkap laut maupun tangkap darat. Untuk prospek investasi di bidang perikanan, investor bisa bergerak di bidang Cold Storage. Selain itu, sesuai proyeksi pengembangan dan sasaran produksi budidaya perikanan darat dan laut, jenis usaha yang dapat dilakukan adalah Tambak, Kolam, Keramba, Budidaya Laut (Rumput laut).

English EN Indonesian ID
Butuh Bantuan? Berbincanglah dengan kami